
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐧 𝐓𝐫𝐚𝐤𝐭𝐨𝐫 𝐉𝐮𝐚𝐫𝐚 𝐌𝐞𝐦𝐚𝐬𝐮𝐤𝐢 𝐓𝐚𝐡𝐚𝐩 𝐃𝐞𝐬𝐢𝐠𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐕𝐚𝐥𝐢𝐝𝐚𝐬𝐢
- account_circle suadmin_traktorjuara
- calendar_month 24/12/2024
- visibility 80
- comment 0 komentar
- label Articles
Cilacap, 24 Desember 2024 — Proyek pengembangan mesin traktor juara resmi memasuki tahap awal perancangan. Dalam pertemuan koordinasi yang digelar pada 24 Desember 2024, sejumlah keputusan strategis diambil untuk memastikan kelancaran proses dari desain hingga pembuatan purwarupa. Salah satu poin utama adalah penunjukan pihak-pihak pelaksana untuk penyusunan Detailed Engineering Design (DED). DED untuk mesin traktor akan dikerjakan oleh lembaga pendidikan teknik terapan, ATMI, yang telah berpengalaman di bidang manufaktur presisi. Sementara itu, DED untuk mesin pemilih dan pemilah akan disusun oleh pelaksana teknis yang ditunjuk berdasarkan rekomendasi dari mitra pengembang utama, dengan mempertimbangkan kapasitas dan rekam jejak profesional.
Proses penyusunan desain direncanakan mulai pada 3 Januari 2025, dengan target pembuatan purwarupa (prototype) pada bulan Februari. Meski begitu, beberapa catatan menyebutkan perlunya pembahasan lebih lanjut untuk penyelarasan teknis antar pihak.
Uji Kesesuaian dan Validasi Produk
Tahapan berikutnya adalah pengujian kesesuaian antara DED dan purwarupa yang masuk dalam proses Quality Control. Proses ini bertujuan memastikan bahwa spesifikasi dalam desain benar-benar terimplementasi secara akurat dalam bentuk fisik.
Pengujian dilakukan oleh mitra teknis sesuai dengan jenis alat:
- Mesin traktor diuji oleh pihak yang bergerak di bidang alat dan mesin pertanian (alsintan). Setelah pengujian teknis selesai, alat akan melalui proses validasi oleh pengguna akhir. Validator ditunjuk dari lembaga yang memahami kebutuhan operasional di lapangan dan bertugas memastikan alat tersebut layak digunakan secara langsung oleh target pengguna.
- Kontrak, Anggaran, dan Tahapan Selanjutnya
Selain aspek teknis, tim proyek juga tengah menyusun Rencana Anggaran Proyek (RAP) serta kontrak target progres bersama mitra. Dokumen ini menjadi pedoman dalam pelaksanaan tahapan proyek, termasuk distribusi anggaran, penjadwalan kegiatan, dan pengawasan kinerja. Hingga saat ini, sebagian besar agenda proyek masih berstatus “Open” dan dalam pembahasan lanjutan, untuk memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman dan komitmen yang sama. Proyek pengembangan ini menjadi bagian dari upaya mendorong efisiensi dan modernisasi sektor pertanian melalui teknologi tepat guna. Dengan perencanaan yang matang dan keterlibatan mitra strategis, diharapkan alat-alat yang dihasilkan dapat benar-benar menjawab kebutuhan petani dan pelaku pascapanen di berbagai daerah.
Saat ini belum ada komentar