Beranda » Articles » ๐“๐ข๐ฆ ๐‘๐ข๐ฌ๐ž๐ญ ๐“๐ซ๐š๐ค๐ญ๐จ๐ซ ๐‰๐”๐€๐‘๐€ ๐๐š๐ก๐š๐ฌ ๐Š๐ž๐ซ๐ฃ๐š ๐’๐š๐ฆ๐š ๐๐š๐ง ๐’๐ญ๐ซ๐š๐ญ๐ž๐ ๐ข ๐ƒ๐ข๐ฌ๐ž๐ฆ๐ข๐ง๐š๐ฌ๐ข ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐ƒ๐ข๐ง๐š๐ฌ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ง๐ข๐š๐ง ๐‚๐ข๐ฅ๐š๐œ๐š๐ฉ

๐“๐ข๐ฆ ๐‘๐ข๐ฌ๐ž๐ญ ๐“๐ซ๐š๐ค๐ญ๐จ๐ซ ๐‰๐”๐€๐‘๐€ ๐๐š๐ก๐š๐ฌ ๐Š๐ž๐ซ๐ฃ๐š ๐’๐š๐ฆ๐š ๐๐š๐ง ๐’๐ญ๐ซ๐š๐ญ๐ž๐ ๐ข ๐ƒ๐ข๐ฌ๐ž๐ฆ๐ข๐ง๐š๐ฌ๐ข ๐๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐ƒ๐ข๐ง๐š๐ฌ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ง๐ข๐š๐ง ๐‚๐ข๐ฅ๐š๐œ๐š๐ฉ

Cilacap, 2 Juni 2025 –ย  Tim Riset Traktor JUARA menggelar pertemuan dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap untuk membahas kelanjutan kerja sama dan strategi diseminasi teknologi kepada kelompok tani. Pertemuan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi riset di lapangan.

Salah satu fokus utama adalah finalisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara tim riset dan Dinas Pertanian. Sebelumnya, kerja sama pada level institusi telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dan Politeknik Negeri Cilacap. PKS ini menjadi turunan langsung dari MoU tersebut, sekaligus landasan operasional agar kegiatan penelitian dan uji lapangan dapat berjalan lebih terarah.

Dinas Pertanian menyatakan komitmennya untuk mendampingi proses implementasi di lapangan, terutama dalam memantau dampak penggunaan traktor di kelompok tani BUMDes Umbul Harjo. Pendampingan ini meliputi observasi produktivitas, efektivitas penggunaan, serta kesiapan kelompok tani dalam menerima teknologi baru.

Selain pembahasan PKS, pertemuan juga menyoroti strategi diseminasi Traktor JUARA di lingkungan petani. Tim riset menekankan perlunya informasi detail mengenai lahan yang akan digunakan untuk uji coba, mulai dari luas areal hingga karakteristik tanah. Data tersebut diperlukan agar pengujian dapat mencerminkan kondisi nyata yang biasa dihadapi petani.

Di sisi lain, dibahas pula pentingnya analisis bisnis yang mengomparasikan Traktor JUARA dengan traktor pabrikan yang selama ini umum digunakan petani. Perbandingan ini tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga efisiensi biaya operasional, kemudahan perawatan, serta dampak terhadap hasil panen. Analisis tersebut nantinya menjadi salah satu bahan utama dalam diseminasi ke kelompok tani, sehingga mereka mendapatkan gambaran menyeluruh sebelum mengadopsi teknologi baru.

Pertemuan ini memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat tani, dengan harapan implementasi Traktor JUARA dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian di Cilacap.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less